Android Oreo
Nama "Oreo" sendiri sudah
terendus sejak Android O pertama kali diperkenalkan diajang Google I/O 2017
pada Mei 2017 lalu. Pasalnya, "Oreo" memenuhi kriteria penamaan
berbasis camilan manis yang menjadi ciri khas Google dalam menamai Android selama
ini.
Google telah
menyediakan sistem operasi Android terbaru itu di Android
Open Source Project (AOSP). Belum diakomodir pembaruan software
secara over-the-air di smartphone.
Sementara itu, untuk
perangkat-perangat dari vendor pihak ketiga seperti Essential, General Mobile,
HMD Global Home untuk Nokia Phones, Huawei, HTC, Kyocera, LG, Motorola,
Samsung, Sharp, dan Sony, Google menjanjikan Android Oreo tersedia pada akhir
2017 ini.
Berkat tahapan developer preview,
sebagian fitur "Android Oreo" sudah bisa dicoba. Memang Belum semua pengguna bisa
menjajal Oreo, tapi jajaran perangkat Android dipastikan akan mendapatkan
pembaruan ke OS tersebut pada tahun ini.
Banyak fitur-fitur terbaru yang
ditawarkan oleh android oreo. Diantaranya ada:
-
mode picture-in-picture,
-
background
limit
untuk menghemat baterai dan data,
-
notification
channel
dan dots untuk mempermudah akses ke hal-hal penting,
-
Google Assistant,
-
Neighborhood Aware Networking (NAN) untuk Wi-Fi berdasarkan
Wi-Fi Aware,
-
gamelan warna yang luas di aplikasi,
-
API untuk autofillers,
autofill 1Password.
Dan
masih banyak lagi fitur-fitur dalam android oreo ini, mau lebih lengkap beserta
penjelasan fiturnya? Silahkan download makalah saya secara gratis 😁😁😁
silahkan klik => “DownloadMakalah Oreo”.
For security systems (untuk keamanan) "Android Oreo".
Sistem operasi ini merekrut pemindai Google Play Store dan aplikasi sideloaded secara
otomatis sebagai "Google Play Protect", dan memberikan fitur
tersebut, serta fitur Find My Device (sebelumnya Pengelola Perangkat Android)
yang lebih menonjol di menu Keamanan pada aplikasi Setelan. Berbeda dengan
pengaturan sistem tunggal yang memungkinkan penginstalan aplikasi dari sumber
di luar Google Play Store, fungsi ini sekarang diterapkan sebagai izin yang
dapat diberikan ke aplikasi individual (misalnya klien untuk repositori aplikasi
pihak ketiga seperti seperti Amazon Appstore dan F-Droid). Boot terverifikasi
sekarang menyertakan fitur "Perlindungan Rollback", yang
memberlakukan pembatasan untuk memutar ulang perangkat ke versi Android
sebelumnya, yang bertujuan untuk menghindari pencuri potensial yang melewati
tindakan pengamanan dengan menginstal versi sebelumnya dari sistem operasi.
There is also a loss (kerugian) in the use of android this oreo, among the losses (kerugiannya diantaranya) yaitu:
ada beberapa
masalah konektivitas Bluetooth yang tidak ada dalam rilis sebelumnya.
Android Oreo mungkin menggunakan data seluler meskipun
Wi-Fi diaktifkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar